Logo Header

Polisi Segera Berantas Pinjaman Online Ilegal yang Teror Masyarakat

Ridwan
Ridwan Minggu, 20 Juni 2021 21:15
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto kini tengah menyusun terkait pinjaman online yang meresahkan masyarakat karena melakukan aksi teror terhadap nasabah.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Terkait itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan membenarkan dan mendukung rencana Bareskrim Polri tersebut.

“Perlu ditertibikan lantaran kerap meresahkan warga. Salah satunya melakukan aksi teror terhadap nasabahnya,” katanya, Minggu, 20 Juni 2021.

“Ada beberapa korban yang hanya meminjam uang beberapa ribu saja, kemudian diteror dengan foto-foto yang vulgar dengan menginformasikan ke teman-temannya, keluarganya, bahkan sampai ada yang stres akibat pinjaman yang tidak benar ini,” bebernya.

Meski demikian, E Zulpan mengaku hingga saat ini belum ada laporan terkait pinjaman online yang meresahkan dan mengancam masyarakat. Namun jika ada laporan akan dilakukan tindak tegas kepada pelaku.

“Bila ada laporan, tentu tindakan tegas akan kita lakukan sesuai dengan arahan Kabareskrim Polri,” tandasnya.

Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dir Tipideksus) Bareskrim Polri Kombes Pol Whisnu Hermawan Febrianto mengatakan, hal itu berdasarkan perintah dari Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto.

Menurutnya, kini Kabareskrim Polri tengah menyusun mekanisme terkait penertiban terhadap pinjol ilegal.

“Pak Kabareskrim telah mengirimkan telegram ke seluruh jajaran Polri Indonesia untuk mengungkap perkara pinjol yang ilegal,” kata Whisnu kepada keterangan, Jumat 18 Juni 2021.

Wishnu menyebut setidaknya ada 3.000 pinjol ilegal yang tak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sedangkan yang telah terdaftar di OJK baru sekitar 1.700.

Ridwan
Ridwan Minggu, 20 Juni 2021 21:15
Komentar