Logo Header

Rumah Kecil di Antang, Penghormatan Kepada Orang Tua

Ridwan
Ridwan Sabtu, 19 Juni 2021 07:13
Rumah Kecil sebutan nama dari cafe yang berkonsep ala pedesaan di tengah Kota Makassar (Foto: Instagram)
Rumah Kecil sebutan nama dari cafe yang berkonsep ala pedesaan di tengah Kota Makassar (Foto: Instagram)

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Rumah Kecil sebutan nama dari cafe yang berkonsep ala pedesaan di tengah Kota Makassar. Lokasinya berada di Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Rumah Kecil ini dibangun dengan konsep ala pedesaan ternyata memiliki pesan tersirat. Semua orang diingatkan untuk peduli dengan alam. Dan juga menghormati orang tua yang berprofesi sebagai petani.

“Pesan yang ingin saya sampaikan melalui rumah kecil ini yakni, anjuran untuk masyarakat agar gemar menanam (menjaga kelestarian alam),” kata sang pemilik Rumah Kecil itu, Haswadi Haruna beberapa waktu lalu.

Baginya, menjaga kelestarian alam adalah salah satu bentuk penghormatan kepada medua orang tua yang berprofesi sebagai petani. Hidupnya yang bergantung pada sumber daya alam yang ada di bumi ini.

Dengan demikian, siapapun yang datang di tempat itu sangat penting untuk menjaga kebersihan. Rumah Kecil ini memang memiliki ciri khas tersendiri. Beberapa fasilitasnya murni terbuat dari bahan alam.

Keberadaan Rumah Kecil ini katanya memang sebagai bentuk ekspresi kecintaan terhadap yang di alam baik tumbuhan maupun hewan. Dengan harapan, menjadi tempat yang nyaman untuk siapapun.

“Rumah kecil ini berangkat dari sebuah penggambaran jiwa, saya selalu membayangkan di mana ada tempat untuk saya pribadi, keluarga, sahabat, dan teman-teman bisa nyaman di dalamnya,” ujarnya.

Siapapun yang datang di Rumah Kecil itu akan sendirinya terhipnotis dengan keindahannya. Meski tidak begitu alami. Namun suasananya terasa berada di desa. Ditambah hamparan sawah dan kesejukannya.

Cafe yang berada di lorong kecil ini juga dilengkapi dengan bangunan musholla yang terletak tak jauh dari pintu masuk. Mushalla dengan konsep tradisonal semakin menambah kesejukan seperti lingkungan pedesaan.

Di sana juga terdapat kolam ikan. Orang menyebutnya, kolam terapi ikan. Pengunjung bisa melakukan terapi sambil menikmati jajanan yang ada. Tersedia jenis makanan ringan, berat serta minuman.

Makanan ringan berupa pisang goreng dan kentang goreng, minumannya terdapat es teh dan berbagai macam jus buah. Harga yang ditawarkan pun terbilang ramah dikantong hanya berkisar 5 ribu sampai 25 ribu.

Penulis : Susan Alwia
Ridwan
Ridwan Sabtu, 19 Juni 2021 07:13
Komentar