Logo Header

Phinisi Syariah

BI Gelorakan Syiar Bisnis Islam di Sulsel Melalui Phinisi Syariah

Ridwan
Ridwan Jumat, 11 Juni 2021 18:48
Bank Indonesia opening Pekan Bisnis dan Ekonomi (Phinisi) Syariah 2021 di Atrium Trans Studio Mall pada Jum'at 11 Juni 2021.
Bank Indonesia opening Pekan Bisnis dan Ekonomi (Phinisi) Syariah 2021 di Atrium Trans Studio Mall pada Jum'at 11 Juni 2021.

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Bank Indonesia (BI) mengadakan Pekan Bisnis dan Ekonomi (Phinisi) Syariah di Atrium Trans Studio Mall pada Jum’at 11 Juni 2021.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Acara yang bertema “Memperkuat Sinergi Pengembangan Produk dan Bisnis Syariah Sulawesi Selatan” ini belangsung selama tiga hari yakni 11-13 Juni 2021.

Phinisi Syariah ini merupakan salah satu rangkaian Road Festival Ekonomi Syariah Kawasan Indonesia Timur 2021

Dalam event ini akan ada beberapa kegiatan yang dilakukan seperti Bazar, Seminar Wakaf, Talkshow Produk Halal, Lomba Tari Kreasi Islami, Lomba Nasyid, Syariah Fashion Show, Music Live Performance, Tablig Akbar dan Business Matching dengan Investor.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Budi Hatono mengatakan tujuan diselenggarakannya acara ini yakni untuk menggelorakan semangat syiar bisnis Islam dan memperkenalkan kepada masyarakat Sulawesi Selatan mengenai cara berbisnis berdasarkan prinsip syariah.

“Kami meyakini bisnis halal yang berbasis syariah di Sulawesi Selatan memiliki prospek yang sangat tinggi,” ungkapnya.

Ia berharap acara phinisi syariah ini dapat menjadi inspirasi masyarakat tentang cara mengelola produk halal dan proses bisnis yang berbasis syariah

“Kami menyediakan klinik untuk mengetahui perkembangan produk-produk syariah juga proses kurasi, sertifikasi halal itu perlu kita kembangkan disini,” jelasnya.

Budi juga menambahkan adapula proses standarisasi produk karena menurutnya itu penting.

Selain menyediakan stand untuk produk, pihak BI juga mendatangkan para buyer yang berasal dari pihak yang bergerak dalam bidang ekonomi syariah.

“Jadi kalau kita display dan memamerkan disini itu tidak cukup jadi kita undang para buyer,” urainya.

Pemerintah Sulawesi Selatan melalui Asisten Ekonomi Pengembangan dan Kesejahteraan Sulawesi Selatan mengatakan banyak sekali potensi yang bisa diambil dari bisnis Syariah ini, namun potensi tersebut masih belum dioptimalkan sehingga produksinya masih kecil.

“Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh elemen untuk berkomitmen mengembangkan potensi tersebut agar dapat menjadi salah satu pilar percepatan dan pemulihan ekonomi,” pungkasnya.

Penulis : Susan Alwia
Ridwan
Ridwan Jumat, 11 Juni 2021 18:48
Komentar