Logo Header

Plt Gubernur Tegaskan Luwu Raya Jadi Proyeksi Pembangunan di Sulsel

Ridwan
Ridwan Kamis, 10 Juni 2021 10:20
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengikuti Halal Bihalal Pengurus Besar Kerukunan Keluarga Luwu Raya (PB-KKL Raya) secara virtual, Rabu 9 Juni 2021 malam
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengikuti Halal Bihalal Pengurus Besar Kerukunan Keluarga Luwu Raya (PB-KKL Raya) secara virtual, Rabu 9 Juni 2021 malam

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengajak Kerukunan Keluarga Luwu Raya untuk ikut berpartisipasi dalam membangun Sulawesi Selatan (Sulsel).

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Hal itu diungkapkan saat mengikuti Halal Bihalal Pengurus Besar Kerukunan Keluarga Luwu Raya (PB-KKL Raya) secara virtual, Rabu 9 Juni 2021 malam. Dengan tema “Silaturahim Memperkuat Imunitas Sosial di Tengah Pandemi Covid-19”.

Halal Bihalal secara virtual ini diikuti oleh Kerukunan Keluarga Luwu Raya se-Indonesia. Serta diikuti oleh para Bupati/Walikota se Luwu Raya; Ketua Umum PB KKL-Raya, Buhari Kahar Muzakkar; Ketua Umum Kerukunan Keluarga Tana Luwu, Andi Arus Victor; serta Yang Mulia Datu Luwu, Andi Maradang Machkulau Opu To Bau.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengapresiasi Kerukunan Keluarga Luwu Raya untuk bersinergi dengan Pemerintah. Insya Allah kedepan kita saling bahu membahu memberikan ide, masukan kepada kami untuk kesejahteraan masyarakat banyak,” katanya.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman pun menyampaikan bahwa atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berterima kasih kepada Kerukunan Keluarga Luwu Raya yang melaksanakan ajang silaturahmi ini dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Andi Sudirman menegaskan, masukan maupun saran dari Luwu Raya menjadi cacatan dalam proyeksi pembangunan Sulsel ke depan. Dalam beberapa bulan terakhir ini, kata dia, Pemprov Sulsel terus berupaya dalam pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, upaya pemulihan ekonomi, serta penanganan pandemi Covid-19.

Olehnya itu, dirinya meminta agar PB KKL-Raya turut ikut membantu dalam mensosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam kondisi pandemi Covid-19 ini.

Dirinya pun, menyampaikan sebagai langkah proaktif dalam pengembangan akses udara pada Bandara Sorowako, yang kini telah dilakukan penyerahan dari emiten tambang nikel PT Vale Indonesia Tbk kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Proyeksi kita kedepan, bandara inj akan menjadi fasilitas yang bisa dinikmati oleh masyarakat Luwu, terutama di Luwu Timur,” ujarnya.

“Komitmen bersama tidak lain yang kita lakukan adalah untuk menggalakkan pergerakan barang dan jasa yang akan berdampak pada perekonomian masyarakat. Serta kita terus mendorong pembangunan memudahkan aksesbilitas di Luwu Raya,” tandasnya.

Dengan melakukan pengerjaan bahkan pembukaan ruas jalan khususnya di wilayah terisolir. Pihaknya pun mendorong Bendung Baliase di Kabupaten Luwu Utara.

“Bahkan ini menjadi bendung terbesar, karena daerah irigasinya melayani area persawahan seluas sekitar 21.000 hektar. Ini merupakan investasi pemerintah pusat untuk masyarakat Luwu Raya, jadi asetnya langsung dinikmati oleh oleh para petani. Jadi lumbung kedaulatan pangan tidak berhenti di Luwu,” terangnya.

“Meski kami tidak tiap hari berada di Luwu, namun kami terus merumuskan di atas program, bahwa bagaimana ada efek sistematis untuk kesejahteraan masyarakat banyak di Luwu Raya. Terus mendorong pemerataan pembangunan yang berkeadilan menjadi perhatian kami,” pungkasnya.

Ridwan
Ridwan Kamis, 10 Juni 2021 10:20
Komentar