Logo Header

Sudarsin, Santri DDI Mattoanging Dikenal Pendiam Lulus Beasiswa Mahasantri Berprestasi

Ridwan
Ridwan Rabu, 02 Juni 2021 20:24
Muhammad Sudarsin
Muhammad Sudarsin

TEBARAN.COM, BANTAENG – Salah satu santri Pondok Pesantren Darul Dakwah Wal Irsyad (DDI) Mattoanging, Kabupaten Bantaeng, Sulsel lulus Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kemenag.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Sebanyak 213 yang lulus PBSB 2021 dari pendaftar 4.164. Sulsel terdapat 24 santri yang tersebar beberapa pondok pesantren. Satu di antaranya adalah santri Pondok Pesantren DDI Mattoanging, Bantaeng.

Muhammad Sudarsin, Santri Pondok Pesantren DDI Mattoanging itu yang terpilih lulus pada seleksi beasiswa mahasantri berprestasi di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, UIN Alauddin Makassar.

Sudarsin dari anak kelima dari lima bersaudara ini lulus pada Jurusan Kesehatan Masyarakat. Bangganya setelah dirinya dinyatakan lulus beasiswa PBSB 2021.

Jauh hari sebelum mengikuti tes PBSB, Sudarsin sudah mempersiapkan semua materi-materi yang ujiankan. Mulai materi tes tahap pertama dan kedua.

Tahap pertama, tes berbasis elektronik, meliputi potensi akademik, kebahasaan, kepesantrenan, keagamaan dan wawasan kebangsaan. Tahap kedua, yakni membaca dan memahami kitab kuning dan hafalan Al-Qur’an.

Sudarsin menyampaikan bahwa yang mengantarkan dirinya hingga bisa lulus beasiswa PBSB tidak lepas dari ketekunan belajar dan doa orang tua serta guru.

“Kesungguhan belajar, doa dari orang tua, para pembina, serta Bimbingan dari guru yang membuat saya sampai pada titik ini,” tuturnya, Rabu 2 Juni 2021.

Sudarsin di kalangan temannya dan guru dikenal sebagai santri pendiam tak banyak bicara namun tekun belajar.

Di samping itu dia juga termasuk santri yang sangat disiplin baik di kelas maupun di pondok.

Sudarsin pun bersyukur bisa lulus beasiswa PBSB dan masuk di perguruan tinggi negeri.

“Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT bisa lulus pada seleksi santri berprestasi melewati tes tertulis dan wawancara dengan menyisihkan ribuan santri se-Indonesia,” tuturnya.

Program beasiswa ini meliputi biaya pendidikan, biaya peningkatan profesi, biaya hidup, biaya asrama atau tempat tinggal, dan biaya tugas akhir.

Kehadiran beasiswa ini menjadi salah satu penarik bagi santri untuk bersekolah di pondok pesantren.

Ridwan
Ridwan Rabu, 02 Juni 2021 20:24
Komentar