Logo Header

NU Makassar Gelar Halal Bihalal Pekan Ini, Hadirkan Penceramah KH Yahya Cholil Staquf

Ridwan
Ridwan Minggu, 30 Mei 2021 15:59
KH Yahya C Staquf bersama Presiden Joko Widodo. Foto: Facebook Yahya C Staquf.
KH Yahya C Staquf bersama Presiden Joko Widodo. Foto: Facebook Yahya C Staquf.

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PC NU ) Kota Makassar akan menggelar Halal Bihalal Kebangsaan 1442 Hijriah, Selasa 8 Juni 2021 mendatang di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Halal Bihalal Kebangsaan kali ini menghadirka penceramah, yakni Katib Aam Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

Acara Hala Bihalal ini juga akan dirangkaikan dengan doa bersama mengenang wafatnya Anregurutta KH (AGH) Muhumammad Sanusi Baco.

Acara ini mengangkat tema “Penguatan Iman Umat Menuju Makassar yang Rahmatan lil Alamin”.

Sejalan dengan itu, PCNU Makassar akan melakukan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kota Makassar dalam program keagamaan yaitu penguatan iman umat.

Penguatan Iman umat di Maksssar ini salah satu visi-misi pasangan Danny Pomanto dan Fatma Rusdi (Adama). Hal ini disampaikan Ketua PCNU KH Kaswad Sartono.

Menurut Kaswad Sartono, agenda MoU dengan Pemkot Makassar tersebut merupakan hasil pembicaraan dengan Wali Kota Makassar Danny Pomanto di kediaman pribadinya pada Senin 10 Mei 2021 lalu.

“MoU ini hasil pembicaraan kami PCNU Kota Makassar bersama dengan pak Danny Pomanto beberapa waktu lalu,” katanya beberapa waktu lalu.

Pada pelaksanaan Halal Bihalal Kebangsaan ini akan menerapkan protokol kesehatan ketat seperti mewajibkan peserta menggunakan mesker dan jaga jarak.

Halal Bihalal

Halal Bihalal adalah istilah bahasa Arab yang tidak difahami orang-orang Arab. Halal Bihalal memang bukan bahasa Arab normal. Kata tersebut berasal dari akar kata halla-yahillu, berarti singgah, memecahkan, melepaskan, menguraikan, mengampuni.

Halal Bihlal kini menjadi istilah lain dari silaturrahim. Beda antara keduanya ialah halal bihlal hanya digunakan untuk mengiringi kepergian bulan suci Ramadhan sedangkan silaturrahim berlaku secara universal, menerobos batas waktu dan tempat.

Halal Bihalal kemudian menjadi salah satu produk budaya Islam Indonesia dan sekaligus menjadi salah satu “produk ekspor” Indonesia ke manca negara, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Hal yang sangat penting dan positif di dalam acara Halal Bihalal ialah menjalin dan lebih mempererat kembali silaturrahim antara sesama umat Islam (ukhuwwah islamiyyah), sesama warga bangsa (ukhuwwah wathaniyyah), dan sesama umat manusia (ukhuwwah basyariyyah).

Ridwan
Ridwan Minggu, 30 Mei 2021 15:59
Komentar