Logo Header

Pengancam Kurir COD dengan Pedang Kesal: Pesan Jam Tangan, Dapatnya Kardus Kosong

Ridwan
Ridwan Jumat, 28 Mei 2021 15:53
Ilustrasi pengancaman Sajam
Ilustrasi pengancaman Sajam

TEBARAN.COM, JAKARTA – Pria yang mengancam kurir COD dengan pedang ditangkap tak lama setelah video aksi pengancamannya viral di media sosial.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Pria itu berinisial MDS (44). Dia diamankan oleh anggota Polsek Ciputat Timur, Tenggeran Selatan (Tangsel), Banten, Selasa 26 Mei 2021 tak lama setelah kejadian.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Musyawarah, Kampung Parung Benying, Desa Serua Ciputat, Tangsel.

Sang kurir berinisial RKB. Dia merupakan kurir di perusahaan ekspedisi SiCepat Ekspres.

Dari kasus ini, pihak perusahaan pun menurunkan perlindungan hukum kepada kurirnya.

Kuasa Hukum SiCepat, Wardaniman Larosa menyampaikan informasi terkait transaksi COD yang berujung pada aksi pengancaman senjata tajam.

Dari informasi yang diperoleh kata Wardiman bahwa pelaku sebelumnya memesan jam tangan, namun paket yang diterima tidak sesuai ekspektasi.

“Dia kan pesan berupa jam ya. Tapi ternyata berangnya tidak seperti jam, bukan jam alias kosong lah. Itu isinya itu di dalamnya itu berupa kertas ya,” ujar Wardiman dikutip Tebaran dari Detik, Jumat 28 Mei 2021.

Padahal sang kurir, kata Wardiman sudah menawarkan MDS agar pesanan dikembalikan sebelum dibuka. Lantaran MDS sudah menaruh curiga bahwa barang ia terima tidak sesuai pesanan.

Namun MDS malah membuka paket pesanan tersebut. Apabila barang yang diterima sudah dibuka maka tidak dapat lagi dikembalikan.

“Udah buka duluan. Jadi SOP kita kalau dia udah buka duluan kan ya berarti dia udah setuju kan,” kata dia.

Wardiman menduga bahwa kejadian ini adalah kesalahan reseller bukan kesalahan kurir karena kurir bertugas mengirimkan barang kepada pemesanannya.

Sementara itu, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida Tampubolon menjelaskan pengancaman yang dilakukan pelaku adalah spontanitas. Pelaku kesal karena pesanannya tidak sesuai.

“Awalnya yang dipesan adalah jam tangan, tetapi yang datang adalah bungkus rokok yang isinya kosong,” kata Jun di Polsek Ciputat Timur.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video singkat yang memperlihatkan seorang pria tengah marah-marah kepada kurir Cash on delivery (COD) viral di media sosial.

Dalam video yang direkam Kurir COD sendiri terdengar pria tersebut menolak barang yang dipesannya. Barang yang dipesannya dianggapnya tidak sesuai.

“.. Ini kertas kosong,” kata pria tersebut memperlihatkan barang yang sudah dibongkarnya seperti dilihat di akun @makassar_iinfo, Rabu 26 Mei 2021.

Dari pengakuan sang kurir, pihaknya telah mengingatkan terlebih dahulu pria itu agar tidak membayar dan membuka barang tersebut jika masih ragu.

“Tadi kan saya bilang, misal bapak masih ragu, bapak tidak usah bayar atau tanya siap dulu,” kata sang kurir.

Meski demikian pria itu tetap tidak menerima alasan tersebut. Dirinya terlanjur emosi. Bahkan menuding sang kurir melakukan penipuan.

Pria itu langsung berdiri dari tempat duduknya dan menunjuk-menujuk sang kurir. Dan meminta uangnya untuk dibalikin, padahal barang sudah dibuka.

Bahkan pria itu juga mengancam akan melaporkan sang kurir. Dan siap jika akan dilaporkan. Namun pria itu tampak ketakutan dan langsung masuk ke dalam rumahnya.

Ternyata pria itu mengambil sebilah pedang. Dan seketika pedang dicabut dari tempatnya lalu dilayangkan kepada sang kurir sembari meminta uangnya dikembalikan.

“Kembalikan uang saya,” katanya pria itu. Dan tiba-tiba video itu mati setelah sang kurir mengiyakan permintaan pria karena nyawanya terancam, “Iya pak,” tutupnya.

Hingga berita ini terbitkan belum diketahui pasti apa di mana lokasi peristiwa tersebut. Namun kejadian seperti ini bukan kali pertama saja terjadi.

Beberapa waktu lalu protes pembeli kepada kurir COD juga terjadi. Seperti ibu-ibu yang memaki habis-habis sang kurir karena barang yang diterimanya dianggap tidak sesuai.

Hal serupa terjadi baru-baru ini juga sang pria yang marah-marah dan meminta kepada sang kurir untuk mengembalikan uangnya. Alasannya sama, barang dipesannya dianggap tidak sesuai ekspektasi.

 

Ridwan
Ridwan Jumat, 28 Mei 2021 15:53
Komentar