Logo Header

Habib Rizieq Dinilai Tokoh Agama Dikagumi Umat, Denny Siregar Emosi: Pengen Rasanya…

Ridwan
Ridwan Jumat, 28 Mei 2021 07:36
Habib Rizieq Shihab dan Denny Siregar
Habib Rizieq Shihab dan Denny Siregar

TEBARAN.COM, JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur memvonis Habib Rizieq Shihab lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena dinilai tokoh agama yang dikagumi umat Islam.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Dalam kasus kerumunan di Markas Syariah Pesantren Alam Agrokultural, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 13 November 2020, JPU menuntut Rizieq Shihab dengan pidana penjara 10 bulan dan denda Rp50 juta.

Namun dalam putusan hakim Habib Rizieq Shihab dijatuhkan vonis denda Rp20 juta. Dan bila denda tersebut tidak dibayar, maka Rizieq Shihab wajib mengganti dengan pidana kurungan selama lima bulan.

Pegiat media sosial Denny Siregar pun berkomentar dengan nada emosi terkait penilaian hakim terhadap Rizieq Shihab, mantan Imam Besar Front Pembala Islam (FPI) sebagai tokoh agama yang dikagumi umat Islam.

“Kata hakim, Rizieq adalah tokoh agama yang dikagumi umat.. Pengen rasanya kuputerin video Rizieq yang lagi maki2, lagi doa jelek, lagi menghina2..,” tulis Denny Siregar dalam cuitan Twitter miliknya, Kamis 27 Mei 2021.

Lantas Denny Siregar pun mempertanyakan siapa umat Islam yang mengagumi Rizieq Shihab. “Umat apanya ? Umat kadrun iya..,” terangnya.

Sementara hal-hal yang dianggap meringankan vonis Habib Rizieq yang dinilai hakim yakni menepati janji untuk mencegah simpatisannya datang saat sidang.

Selain itu, Habib Rizieq juga dianggap sebagai tokoh agama yang dikagumi sehingga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada umat Islam ke depannya.

“Untuk patuh pada peraturan pemerintah demi kemaslahatan masyarakat,” lanjut Ketua Majelis Hakim Hakim Suparman Nyompa dalam ruang sidang utama PN Jakarta Timur, Kamis 27 Mei 2021.

Sisi lain hal yang memberatkan Habib Rizieq yang dinilai Hakim tidak mendukung program pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Untuk kasus kerumunan di Petamburan Jakarta Pusat pada 14 November 2020, Rizieq Shihab divonis 8 bulan penjara. Dan lima anggotanya, yakni Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al-Habsyi, dan Maman Suryadi.

Rizieq Shihab kelima kawannya dianggap terbukti melanggar aturan tentang kekarantinaan kesehatan yang diatur dalam Pasal 93 UU Kekarantinaan Kesehatan.

Dalam vonis kasus di Petamburan ini juga lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dengan pidana penjara selama dua tahun.

Sementara untuk kelima mantan petinggi FPI jaksa menuntut masing-masing 1 tahun 6 bulan dengan pengurangan masa tahanan.

JPU juga menuntut pidana tambahan berupa pencabutan hak sebagai anggota dan/atau pengurus organisasi masyarakat selama tiga tahun.

Ridwan
Ridwan Jumat, 28 Mei 2021 07:36
Komentar