Logo Header

Besok, Masjid Azhar Makassar Gelar Salat Gerhana Bulan Total

Ridwan
Ridwan Selasa, 25 Mei 2021 23:21
Salat Gerhana Bulan Total (Foto: Antara)
Salat Gerhana Bulan Total (Foto: Antara)

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Rabu 26 Mei 2021 fenomena Gerhana Bulan Total alias Khusufu Qamar akan berlangsung. Diperkirakan akan berlangsung pukul 19.09 sampai dengan 21.51 WITA.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Beberapa masjid di Kota Makassar berencana melaksanakan salat Gerhana Bulan Total. Salah satunya, Masjid Azhar Jln Onta Baru, Makassar.

Salat Gerhana Bulan Total di masjid tersebut akan dilangsungkan setelah salat Magrib. Hal tersebut disampaikan Penanggung Jawab, Bambang Sampurno.

Bambang Sampurno mengatakan, salat Gerhana Bulan Total dilaksanakan setelah salat Magrib, setelah itu dilanjutkan dengan khotbah Gerhana Bulan Total.

“Salat Kusuf, dipimpin Imam Rawatib Masjid Azhar, Alhafidz Fanny Ardiansyah. Dan, Khatib dari Pengurus MUI Kecamatan Mamajang,” katanya, Selasa, 25 Mei 2021.

Salat Gerhana Bulan Total ini dilaksanakan oleh Pengurus Takmir Masjid Azhar bekerjasama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Mamajang.

Menurut Bambang, Gerhana Bulan adalah bukti tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Karena itu kejadian luar biasa, umat Islam perlu bermuhasabah. Gerhana bulan adalah semacam tanda keagungan Allah SWT.

“Untuk mengagungkan kekuasaan Allah, maka sebaiknya kita memperbanyak zikir,” ujar dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Momentum Gerhana Bulan Total atau Khusuful-Qamar ini kata dia, idealnya diisi juga dengan memperbanyak istighfar sebagai permohonan ampun kepada Allah SWT sehingga pada saat itu dan kedepannya tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan seperti bencana alam.

“Istighfar itu gunanya adalah doa mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa, tidak pula terjadi hal bencana yang luar biasa. Memohon ampun pada Allah agar tidak terjadi apa-apa di negeri kita khususnya di wilayah Kota Makassar,” jelasnya.

A’wan MWC NU Kecamatan Mamajang ini juga menjelaskan pentingnya bersedekah saat gerhana untuk membersihkan diri. Logikanya ketika memohon ampun kepada Allah, pasti penyelesaiannya dengan aspek sosial.

Dia mencontohkan, ketika seseorang berbuat kesalahan pada saat menunaikan haji, maka diselesaikan dengan aspek sosial, seperti melakukan dam. Namun berbeda ketika mempunyai kesalahan kepada manusia.

“Tidak mungkin meminta maaf langsung kepada Allah sebab perlu meminta maaf terlebih dahulu kepada orang tersebut. Kalau kesalahan kepada manusia harus diselesaikan kepada manusia. Kalau kesalahan kepada Allah diselesaikan dengan bersedekah,” pungkasnya.

Tata Cara Salat Kusuf sbb:
– Berniat di dalam hati;
– Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana salat biasa;
– Membaca do’a iftitah, kemudian membaca surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang lain sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih);
– Kemudian ruku’;
– Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal);
– Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat lain.

– Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama;
– Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya;
– Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal);
– Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud, kemudian sujud kembali;
– Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana rakaat pertama, hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya;
– Salam.

Ridwan
Ridwan Selasa, 25 Mei 2021 23:21
Komentar