Logo Header

Kalah Elektabilitas dari Ganjar Pranowo, Denny Siregar: Puan Maharani Kartu Mati

Ridwan
Ridwan Selasa, 25 Mei 2021 11:56
Pegiat media sosial, Denny Siregar
Pegiat media sosial, Denny Siregar

TEBARAN.COM, JAKARTA – Pegiat media sosial Denny Siregar ikut berkomentar terkait kondisi internal PDI Perjuangan (PDIP) yang tengah memanas.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Memanasnya partai berlambang Moncong putih setelah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak diundang hadir di acara PDIP di Semarang, Jawa Tengah.

Soal tak diundangnya Ganjar oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani di acara partai, Sabtu 22 Mei 2021 kemarin pun disebut ada kekhwatiran dari pihak Puan.

Kekhawatiran itu dikaitkan dengan Pilpres 2024. Puan yang disebut ingin maju Capres ada upaya menghalau jalan Ganjar untuk mendapat tiket Capres dari PDIP.

Apa lagi hasil sejumlah Survei menyatakan, elektabilitas Ganjar Pranowo lebih tinggi daripada Puan. Artinya Ganjar lebih berpeluang jadi Capres dari PDIP dibanding Puan.

Menurut Denny Siregar, elektabilitas Ganjar lebih tinggi daripada Puan Maharani karena persoalan kepandaian memikat hati masyarakat lewat media sosial.

Puan Maharani menurut Denny Siregar kalah dengan Ganjar Pranowo yang bisa mengangkat namanya di publik, karena kegagalannya memainkan media sosial.

Sehingga kata Denny Siregar, dengan kegagalan tim Puan memainkan media sosial membuat dirinya frustasi. Akibatnya dilampiaskan dan menyalahkan Ganjar.

“Rasa frustasi mereka dilampiaskan dengan menyalahkan Ganjar Pranowo, sebagai Gubernur yang sering main di Medsos daripada kerja nyata,” kata Denny Siregar di YouTube CokroTV dilihat Selasa 24 Mei 2021.

Tindakan seolah adanya penyingkiran Ganjar Pranowo dari bursa pencalonan presiden menurut Denny Siregar justru menambah simpati dari masyarakat.

“Bermunculan dukungan-dukangan kepada Ganjar Pranowo sebagai rekasi yang tidak mungkin terbayangkan oleh PDI Perjuangan,” ungkapnya dalam acara berjudul “Mbak Puan, Kenapaa Ganjar Disingkirkan?”

Pertarungan Puan dan Ganjar ini mengingatkan Denny Siregar saat pertarungan Jokowi kala menjabat Wali Kota Solo dengan Bibit Waluyo Gubernur Jawa Tengah.

Jika Ganjar Pranowo Disingkirkan dari PDIP?

Denny Siregar mengatakan, kemungkinan Gerindra dan PDI Perjuangan akan kawin di Pilpres 2024. Calonnya Prabowo Subianto dan Puan Maharani.

Namun kata Danny dengan mencalonkan Prabowo Subianto berpasangan Puan Maharani belum tentu juga menangan karena Prabowo tidak minati milenial, dan Puan Maharani adalah kartu mati.

“Prabowo sudah tua, dan tidak menarik buat pemilih milenial. Sedangkan puan kartu mati yang sulit diangkat dalam waktu dekat ini,” tegasnya.

Elektabilitas Ganjar Pranowo dan Puan Maharani

Menurut hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis pada 22 Februari, elektabilitas Ganjar sebesar 10,6 persen. Sementara Puan Maharani hanya 0,8 persen.

Dalam rilis survei Indikator Politik Indonesia pada 21 Maret, nama Ganjar berada di posisi kedua dengan elektabilitas sebesar 13,7 persen. Pertama diisi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan elektabilitas sebesar 15,2 persen.

Sementara itu dalam survei yang mengukur elektabilitas sebanyak 17 tokoh tersebut, Puan berada di posisi ke sembilan dengan elektabilitas sebesar 1,1 persen.

Dalam survei yang dirilis Indonesia Political Opinion (IPO) pada 28 Oktober 2020, Ganjar berada di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 17,9 persen. Adapun Puan bertengger di posisi ke sembilan dengan elektabilitas sebesar 1,9 persen.

Ridwan
Ridwan Selasa, 25 Mei 2021 11:56
Komentar