Logo Header

Internal PDIP Memanas, Ganjar dan Puan Berebut Tiket Capres 2024

Ridwan
Ridwan Selasa, 25 Mei 2021 00:15
Kader PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo dan Puan Maharani
Kader PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo dan Puan Maharani

TEBARAN.COM, JAKARTA – PDI Perjuangan (PDIP) lagi memanas, dua kader partai berlambang Moncong putih yakni Ganjar Pranowo dan Puan Maharani disebut-sebut tengah berebut tiket Capres 2024.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Ini dipicu setelah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah itu tidak mendapat undangan menghadiri acara partai yang dihadiri Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 22 Mei 2021 lalu.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin berpendapat, persaingan internal itu adalah terkait pencalonan bakal Presiden 2024, antara Puan Maharani dan Ganjar Pranowo.

“Yang terjadi adalah persaingan antara Puan dan Ganjar terkait pencapresan,” kata Ujang seperti dikutip Tebaran dari Kompas, Senin 24 Mei 2021.

Menurut Ujang, persaingan tersebut berawal saat adanya sejumlah hasil survei yang menyatakan elektabilitas Ganjar sebagai Capres lebih tinggi daripada Puan.

Dari hal tersebut, Ujung melihat ada sejumlah pihak di internal partai yang mendukung Puan, ‘seolah’ mengganjal jalan Ganjar untuk 2024.

“Karena Ganjar lebih bagus elektabilitasnya dari Puan. Maka, Ganjar diganjal di internal. Dan itu dalam politik, suatu hal yang biasa,” ujarnya.

Penjegalan itu juga dinilai Ujang bukan karena Ganjar ambisius untuk menyiapkan Pilpres 2024.

Ujang mengatakan, menyiapkan diri untuk Pilpres, dalam politik adalah hal yang biasa dan wajar dilakukan siapa saja, termasuk Ganjar.

Jadi menurut Ujang, apa yang dilakukan Ganjar itu hal yang biasa. Dan memang lanjutnya, di PDIP ada putri mahkota, yaitu Puan Maharani yang juga ingin maju di Pilpres nanti.

Sehingga Ujang melihatnya, elektabilitas Ganjar yang tinggi, justru dinilai sebagai ganjalan bahkan menutup jalan bagi Puan.

Dengan demikian menurut dia, beberapa pihak di internal partai ‘seolah’ mengerjai Ganjar dengan cara tidak diundang dalam acara partai.

“Makanya Ganjar dikerjai dan tidak diundang dalam acara PDI-P di Jateng,” tuturnya.

Bahkan, Ujang pun menilai bahwa akan adanya kubu-kubu di dalam partai berlambang banteng moncong putih itu menjelang pilpres.

Ia menggambarkan, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri sudah jelas berada di kubu putrinya, Puan Maharani, setelah polemik Ganjar terjadi.

Bahkan, tak diundangnya Ganjar pun dinilai Ujang, sudah diketahui oleh Megawati.

“Megawati sudah tentu ada di pihak Puan. Karena dia anaknya. Dan tak diundangnya Ganjar di Jateng itu pasti sudah sepengetahuan Mega,” kata Ujang.

Tak diundangnya Ganjar Pranowo di acara PDIP di Semarang juga diakui olehnya. “Saya tidak diundang,” kata Ganjar, Minggu 23 Mei 2021.

Ridwan
Ridwan Selasa, 25 Mei 2021 00:15
Komentar