Logo Header

AGH Sanusi Baco, Sosok Jangkar Kedamaian di Sulsel

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.com Rabu, 19 Mei 2021 10:03
AGH Sanusi Baco, Sosok Jangkar Kedamaian di Sulsel

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Sudah empat hari kepergian Anregurutta KH (AGH) Sanusi Baco. Kepergian ulama kharismatik dari Sulawesi Selatan (Sulsel) ini masih menyisaka duka yang mendalam bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sulsel.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Sosok kepribadian AGH Sanusi Baco terus akan dikenang sepanjang masa. Di mata kebanyakan orang menilai almarhum adalah sang ulama pembawa kedamaian. Ini disampaikan Kakanwil Kemenag Sulsel H Khaeroni.

Baginya, AGH Sanusi Baco adalah sosok ulama kharismatik yang benar-benar menjadi obor penerang di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

“Ilmu, metode dakwah dan nasehat-nasehat Almarhum sangat mewarnai program keummatan di Kemenag Sulsel, itulah makanya kami di Kemenag benar-benar merasa kehilangan,” ungkapnya dalam testimoni di malam kedua tauziyah kepergian almarhum, Selasa 18 Mei 2021.

Menurut Kakanwil Khaeroni, Menteri Agama RI Gus Yaqut Cholil Qoumas bahkan menyebut AGH Sanusi Baco ini sebagai salah satu tokoh Moderasi Beragama yang tak hanya di Sulsel, tapi juga di Indonesia.

“Jujur, kami di Kemenag Sulsel kehilangan sosok yang menjadi Jangkar Kedamaian di Sulsel, dan saya yakin banyak jangkar-jangkar kedamaian lain yang akan lahir di Sulsel,” ucapnya kenang AGH Sanusi Baco.

Khaeroni mengungkapkan, sudah puluhan tahun sejak bekerja di Kemenag RI dan di IAIN Kendari, nama AGH Sanusi Baco selalu menjadi referensi utama di nasional khususnya Kemenag RI soal keagamaan di Sulsel.

Dia juga menceritakan intensitas interaksinya dengan Anregurutta terakhir kalinya sebelum Wafat, dan saat menjadi tamu terakhir yang datang bersilaturrahmi di malam pertama setelah salat Idulfitri,

“Saya berbincang lama dan mendengarkan nasehat nasehat dari Anegurutta, yang kadang diselingi canda tawa, dan ternyata Malam itu merupakan pertemuan terakhir kami dengan Anregurutta,” kenangnya.

Terkahir Khaeroni menyampaikan permohonan maafnya kepada keluarga besar Anregurutta KH Sanusi Baco. Dan juga mengimbau seluruh ASN Kemang Sulsel untuk senantiasa mendoakan almarhum AGH Sanusi Baco.

“Karena bagaimana Anregurutta itu bagian dari Kementerian Agama dan sangat berjasa bagi Institusi kita,” terang Khaeroni, mengakhiri testimoninya.

Selain Khaeroni, takziah malam kedua kepergian AGH Sanusi Baco dihadiri ribuan orang yang digelar secara online dan offline. Hadir pula, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof Nasaruddin Umar, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua DPRD Sulsel.

Selain itu juga tampak hadir Rektor UIN Alauddin, Ketua PWNU Sulsel, Rektor UIM, Mantan Dirut PT. Semen Tonasa H. Sattar Taba, Prof KH Faried Wajedi, Pimpinan Ormas Keagamaan dan beberapa tokoh lainnya.

Takziah malam kedua ini dibawakan oleh Ketua PWNU Sulsel, KH Hamzah Harun Al-Rasyid. Setelah sebelumnya di tauziah malam pertama dibawakan oleh Prof KH Faried Wajidi.

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.com Rabu, 19 Mei 2021 10:03
Komentar