Logo Header

Detik-detik Imam Masjid Dipukul saat Baca Doa Qunut Salat Subuh

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.com Sabtu, 08 Mei 2021 14:22
Detik-detik Imam Masjid Dipukul saat Baca Doa Qunut Salat Subuh

TEBARAN.COM, PEKANBARU – Sebuah rekaman video CCTV yang memperlihatkan detik-detik seorang imam masjid dipukul oleh orang pria yang tidak dikenal (OTK) saat sedang memimpin salat subuh viral di media sosial.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Peristiwa itu terjadi di Masjid Baitul Arsy, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat 7 Mei 2021. Dalam video yang beredar pelaku masuk dari sisi kanan, dan menerobos barisan jemaah berjalan menuju tempat imam.

Sesampai di tempat imam, terlihat pelaku sempat mengobrol dengan imam. Selanjutnya pelaku memukul pipi bagian kiri imam mengunakan tangan kanannya.

Sesaat setelah kejadian itu, jemaah pun kaget, dan langsung menangkap dan mengeroyok pelaku. Dari informasi sang pelaku masuk saat rakaat kedua saat imam tengah membacakan doa qunut.

Belakang diketahui, pelaku pemukul imam masjid bernama Deni Ariawan (41) berlamat Jalan Srikandi tak jauh dari TKP. Ini disampaikan Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang didampingi Kapolsek Tampan Kompol Ambarita di Mapolresta Pekanbaru, Jumat.

Juhri Ashari Hasibuan, imam Masjid Baitul Arsy yang dipukul oleh Deni Ariawan saat memimpin salat subuh. Juhri mengaku dia tidak mengenal pelaku. Sebab, dirinya baru 1 bulan aktif sebagai imam di masjid tersebut.

Juhari menyebut bahwa pelaku mengaku risih mendengar suara ngaji saat ditanyai di kantor polisi.

“Saya tidak kenal, tapi di kantor polisi tadi ditanya polisi kenapa masuk. Dia bilang ‘saya lagi lewat di jalan raya, saya dengar ngaji, saya risi. Saya jengkel ya itu saya datangin saja’,” katanya menirukan ucapan pelaku seperti dikutip dari detikcom, Jumat 7 Mei 2021.

Juhari mengungkap, dirinya dipukul pas rakaat kedua, saat baca qunut. “Dia (pelaku) masuk ke imam dan pukul punggung saya sambil bilang ‘Pak’. Tentu saya tidak jawab karena sedang salat,” kata Juhri.

Setelah memukul pundak dan memanggil nama tak direspons, pelaku disebut meminta agar imam memperbaiki salat sambil berteriak dan menampar Juhri.

“Setelah itu, pelaku bilang ‘Bisa dibetulin nggak salatnya’. Itu keras suaranya, langsung ditampar sebelah kanan. Setelah itu saya mundur sedikit, saya lepas mic (mikrofon) dan langsung diamankan sama jemaah,” katanya.

Juhri mengaku sudah bermusyawarah dengan pengurus masjid. Dia telah memaafkan pelaku dan sudah ditangani di Polsek Tampan.

Penulis : Ridwan
Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.com Sabtu, 08 Mei 2021 14:22
Komentar