Logo Header

Mudik Dilarang tetapi WNA Bebas Masuk ke Indonesia

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.com Jumat, 07 Mei 2021 13:40
Ilustrasi/ Bisnis.com
Ilustrasi/ Bisnis.com

TEBARAN.COM, JAKARTA – Pemerintah melarang masyarakat mudik lebaran Idulfitri sepanjang 6-17 Mei 2021, namun di sisi lain warga negara asing atau WNA malah bebas masuk ke Indonesia.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Kemarin dilaporkan, sebanyak 85 warga dari China dengan bebas masuk Indonesia dengan menggunakan pesawat sewaan. Sebelumnya juga menyebut 454 WNA India masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Padahal India saat ini tengah menjadi sorotan global akibat ‘Tsunami Covid-19’ dan juga mutasi varian B1617. 200 ribu orang lebih meninggal di sana. Lantas melarang mudik dengan alasan menekan Covid-19?

Bahkan dari ratusan WNA India masuk ke Indonesia dilaporkan 49 orang positif Covid-19. Ini disampaikan
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Siti Nadia Tarmizi, Rabu kemarin.

“Total sebanyak 49 kasus sampai sebelum ditutup kemarin (larangan WNA India masuk ke Indonesia),” kata Siti Nadia Tarmizi dikutip dari detikcom, Jumat 7 Mei 2021.

Sementara kedatangan WN China dibenarkan juga Kabag Humas dan Umum Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kemenkumham Arya Pradhana Anggakara.

“Benar, pada Selasa 4 Mei 2021, jam 14.55 WIB telah mendarat 85 WN Cina dan 3 WNI dengan pesawat China Southern Airlines (charter flight) dengan nomor penerbangan CZ8353 dari Shenzhen di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta,” ucap Arya dikutip dari InewsYogya, Jumat 6 Mei 2021.

Arya menjelaskan, Ditjen Imigrasi telah melakukan pemeriksaan soal status keimigrasian puluhan warga negara China tersebut.

Tak hanya itu, kata Arya, puluhan warga negara China itu juga telah dilakukan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan aturan atau protokol yang berlaku.

“Sebelum dilakukan pemeriksaan keimigrasian, para penumpang telah melalui pemeriksaan kesehatan sesuai protokol kedatangan orang dari luar negeri oleh pihak KKP Kemenkes. Secara keimigrasian, diketahui bahwa visa dan dokumen keimigrasian mereka sudah sesuai dengan Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020,” ujarnya.

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.com Jumat, 07 Mei 2021 13:40
Komentar