Logo Header

Gus Ami Peluang Besar Galang Suara Gen Z di Pilpres 2024

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.com Sabtu, 01 Mei 2021 20:09
Gus Ami Peluang Besar Galang Suara Gen Z di Pilpres 2024

TEBARAN.COM, JAKARTA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Gus AMI, juga disebut Cak Imin berkesempatan mendapat dukungan besar maju calon presiden (Capres) Pilpres 2024 dari generasi Z (GenZ) atau pemilih pemula.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Hal ini disampaikan Direktur Lembaga Riset dan Advokasi Lanskap Indonesia, Agung Wasana dalam acara Ngobras Ramadan yang digelar Institute Kebangsaan.

Menurutnya, GenZ memiliki jumlah besar. Mereka mencapai 75,49 juta jiwa atau setara dengan 27,94 persen. Jumlah ini sangat besar pengaruhnya terhadap kemenangan seorang Capres pada Pemilu 2024.

Untuk meraih dukungan dari GenZ, para calon hanya butuh selalu mendukung generasi milenial. Karena GenZ atau pemilih pemula belum memiliki paramater capaian kinerja dan legacy terhadap para calon presiden.

“Seorang pemimpin yang dapat memberikan apresiasi terhadap posisi dan potensi GenZ akan mendapatkan dukungan dari mereka,” katanya dalam keterangan tertulisnya diterima TEBARAN, Sabtu, 1 Mei 2021.

Hal ini menurutnya, dimiliki oleh Gus AMI, selain menjabat sebagai Ketua Umum partai politik juga Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Kesejahteran Rakyat.

“Konsistensi Gus Ami dalam memperjuangkan pendidikan murah dan kepeduliannya terhadap lingkungan hidup bisa menjadi modal besar mendapatkan dukungan dari GenZ,” ungkap dia.

Gus Ami juga tercatat sebagai Ketum Partai Politik pertama yang datang di Acara Conferenc of Parties (COP 25) 2 tahun lalu di Madrid. Forum tertinggi perubahan iklim dunia. Ini menandakan komitmen yang kuat terhadap isu isu lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.

“Inilah posisi unik dan kesempatan yang sangat terbuka untuk Gus Ami,” ujarnya dalam diskusi tersebut yang dihadiri puluhan anak muda ibukota ini dipandu oleh presenter milenail, Piet Citra cyntia.

Di kesempatan yang sama, Direktur Lembaga Survey Alvara Institute Hasanuddin Ali juga mengatakan bahwa generasi Milenial Indonesia akan menajdi populasi terbesar saat indonesia memasuki usia emas 2045.

“Potensi suara mereka yang sangat besar selalu menarik jika dikaitkan dengan Pilpres 2024. Kita akui sekalipun Pilpres masih lama, 3 tahun lagi, namun semua hiruk pikuk hari ini pasti terkait dengan Pilpres 2024,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya menangkap polarisasi yang semakin meruncing. Setelah Pilpres yang awalnya dianggap selesai, ternyata tidak. Dibutuhkan politik yang sehat di masa depan. Dibutuhkan jalan lain untuk membaw politik yang segar di Indonesia.

Pada tahun 2024, separuh lebih pemilih adalah gabungan generasi milenial dan GenZ. Dan harus diakui untuk mendapat atensi kelompok pemilih muda ini tidak muda. Jadi kalau ditanya ke milenial, figur seperti apa yang akan dipilih, susah dijelaskan. Dibutuhkan cara yang jitu untuk bisa berhubungan dengan generasi ini

Diungkapkan bahwa beberapa studi lembaga dunia, seperti World Economic Forum membeberkan empat hal yang akan mendapatkan atansi bagi pemilih muda.

Pertama Isu dan perhatian terhadap kualitas pendidikan. Kedua Isu ketenaga kerjaan. Ketiga Isu lingkungan, perubahan iklim dan pembangunan rendah karbon. Keempat Isu transparansi tata kelola pemerintahan.

“Jadi kuncinya, figur-figur yang bisa bicara dengan jelas soal 4 hal ini pasti mendapatkan perhatian generasi milenial dan GenZ,” terang

Menurutnya memang tidak muda mendapatkan perhatian dari milenial. Mereka cenderung apatis namun juga sebenarnya mereka memperhatikan kondisi politik. Suara milenial juga susah ditebak, sebab mereka seringkali baru memutuskan di hari hari terakahir menjelang pencoblosan. Yang penting tidak dimusuhi anak anak milenial.

“Sekali mendapatkan atensi dan perhatian, maka peluang mendapatkan suara dari pemilih milenial akan besar. Berteman bergaul dengan milenial adalah kunci. 4 hal diatas adalah isu yang banyak diperbincangkan anak anak milenial. Maka jika seorang Capres hadir dalam tema perbincangan diatas, maka otomatis seorang Capres akan mulai dikenal dikalangan milenial,” pungkasnya.

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.com Sabtu, 01 Mei 2021 20:09
Komentar