Logo Header

Kronologi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar hingga 9 Orang Alami Luka-luka

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comMinggu, 28 Maret 2021 14:44
Kronologi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar hingga 9 Orang Alami Luka-luka

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdiysam menjelaskan kronologi dugaan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Jalan Kajaolalido, Minggu 28 Maret 2021 mengakibatkan 9 orang mengalami luka-lukan.

Kata Merdiysam, dugaan bom bunuh diri terjadi saat jemaat tengah melaksanakan ibadah dalam menyambut Hari Paskah. Gereja membatasi jumlah jemaat yang beribadah untuk menghindari penyebaran COVID-19.

“Makanya tidak terlalu banyak yang datang. Tepat jam 10.30 WITA jadwal misa itu keluar dan jemaat keluar ada satu motor yang mau masuk ke dalam parkir sempat ditahan petugas gereja sehingga ditahan oleh petugas gereja,” jelasnya ke wartawan, Minggu siang.

Ledakan diduga terjadi saat pelaku hendak masuk ke dalam parkiran gereja. Petugas yang menahan kendaraan pelaku masuk, ikut menjadi korban.

Dia adalah satu dari 9 korban lain yang terkena dampak ledakan bom yang dibawa pelaku.

“5 petugas gereja dan 4 jemaat yang saat ini sedang dalam perawatan (di rumah sakit),” ungkapnya.

Merdisyam menjelaskan, berdasar hasil penyelidikan sementara, pihaknya telah mengidentifikasi satu orang terduga pelaku bom bunuh diri tersebut. Bukti itu diperkuat dengan ditemukannya potongan tubuh di depan gerbang Gereja Katedral Makassar.

Selain itu, tambah Merdisyam, ada juga dua unit kendaraan yang hancur dan terbakar, yaitu satu mobil dan satu sepeda motor. “Sementara data awal yang kami sampaikan ada satu orang yang dipastikan sebagai pelaku bom bunuh diri tersebut,” ungkap Merdisyam.

Saat ini kata Merdisyam, Tim Densus 88 masih berupaya mengamankan area ledakan. Garis polisi telah dipasangi mengelilingi lokasi gereja. “Saat ini kita masih selidiki dan mengumpulkan tambahan bukti-bukti lainnya,” pungkasnya.

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comMinggu, 28 Maret 2021 14:44
Komentar