Logo Header

Cemari Sungai Pangkajene, Semen Tonasa Didesak Selesaikan Ini Segera

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comSabtu, 27 Maret 2021 06:29
Cemari Sungai Pangkajene, Semen Tonasa Didesak Selesaikan Ini Segera

TABARAN.COM, PANGKEP – Ikatan Pemuda pelajar Mahasiswa (IPPM) Pangkep, Sulawesi Selatan mendesak PT. Semen Tonasa segera menangani pencemaran limbah di sungai Pangkajene sampai ke wilayah lautan.

Desakan ini disampaikan puluhan massa IPPM Pangkep di depan Kantor Pusat PT. Semen Tonasa pada Rabu 24 Maret 2021 kemarin. Mereka membawa sejumlah tuntutan untuk segera diselesaikan oleh perusahaan tersebut.

Jendral Lapangan, Muh. Syawal Saputra Salewangeng mengatakan, aspirasi yang disuarakan mengenai pencemaran yang terjadi pada 5 Maret 2021. Di mana masyarakat sangat merasakan dampak dan akibat dari tumpahnya solar yang disebabkan PT. Semen Tonasa.

Olehnya itu, PT. Semen Tonasa harus sigap untuk menyelesaikan insiden tersebut, karena mengakibatkan terhambatnya aktivitas masyarakat dan juga mengganggu kesehatan. Bahkan juga berdampak ke lingkungan khususnya biota sungai yang tercemar mulai dari hulu samapai ke hilir dan muara.

Syawal pun menuntut pihak PT. Semen Tonasa untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut. Beberapa tutuntunya, pertama, bertanggung jawab terhadap pencemaran lingkungan, kedua, melakukan jumpa pers sebagai bentuk klarifikasi kepada masyarakat dari tindak kelalaian yang dilakukan PT. Semen Tonasa.

Ketiga, merehabilitasi sungai yang tercemar, dan keempat, pihak PT. Semen Tonasa siap untuk mengganti rugi baik materi maupun non materi, dan melampirkan bukti visual tentang AMDAL yang telah diperbaharui.

Dia menegaskan, meski PT. Semen Tonasa telah melakukan aksi bersih-bersih kampung mulai dari hulu sampai kehilir tetapi itu belum cukup, karena masih ada warga yang terdampak dan belum diberikan bantuan dan pertanggung jawaban terkait pencemaran itu.

“Tidak ada yang bisa meyakinkan dari aksi kebersihan itu betul-betul sudah menghilangkan secara total pencemaran yang ada di sekitaran sungai, dikarenakan pembersihan sampah yang ada pada sungai berbeda dengan cara pembersihan bahan kimia apa lagi bercampur dengan minyak atau solar yang tercemar pada sungai,” tegasnya dalam rilisnya, Sabtu 27 Maret 2021.

Sementara itu, Kepala Biro Humas PT. Semen Tonasa, Said Chalik mengaku sebuah kelalaian di mana terjadianya kebocoran pipa yang diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi dan alirannya langsung tembus ke sungai.

Pihaknya bertemakasih atas auto kritik dan survey masyarakat dari IPPM Pangkep, ia berjanji akan menindaklanjuti tuntutan dari mahasiswa.

“Kami juga akan menindak lanjuti tuntutan dari teman-teman IPPM Pangkep, selambat-lambatnya 1 minggu sedari sekarang sesuai penanda tangan hitam di atas putih,” pungkas Said Chalik.

Pendatang itu dilakukan bersama dengan Ketua Umum IPPM Pangkep Awal Fajaruddin, Jendral lapangan Muh. Syawal Saputra Salewangeng yang disaksikan oleh massa aksi dari IPPM Pangkep.

Massa aksi ini berasal dari berbagai kampus yang ada di Sulawesi Selatan, yang tergabung dalam Koordinator Sejajaran IPPM Pangkep yakni UIN Alauddin Makassar, Universitas Negeri Makassar, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Dipa Makassar, Poltekkes Kemenkes Makassar, Universitas Muslim Maros, dan Kampus wilayah Kota Parepare.

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.comSabtu, 27 Maret 2021 06:29
Komentar